Developed in conjunction with Joomla extensions.

Penyesalan Mendalam Ferguson Saat MU Juarai Liga Champions 2008

Sepak Bola
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Manchester - Sir Alex Ferguson menjadi manajer terakhir yang membawa Manchester United memenangi Liga Champions di 2008. Di dalam kesuksesan itu, ada penyesalan Ferguson.

Gelar Liga Champions itu dimenangi MU setelah mengalahkan Chelsea lewat adu penalti 6-5 setelah bermain 1-1 sampai perpanjangan waktu. Itu adalah gelar ketiga bagi Setan Merah dan yang terakhir hingga kini.

Di pertandingan itu, Ferguson menghadapi dilema pemilihan pemain. Pada akhirnya, Ferguson memutuskan tidak memasukan superstar Korea Selatan Park Ji-sung di dalam line-up. Keputusan yang dia sesali dalam 27 tahun membesut MU.

"Memenangi Piala Eropa adalah hal yang fantastis," sahut Ferguson kepada MUTV, sebagaimana dikutip OneFootball. "Sekelompok pemain yang sangat hebat dengan sikap yang hebat tentang mereka dan sebuah skuat yang bagus dan kuat."

"Masalah saya di final 2008, mungkin bahkan saya menyesalinya sampai sekarang, adalah saya sepenuhnya meninggalkan Park Ji-sung di final," ungkap pelatih yang sudah pensiun sejak 2013 itu.

"Dia sudah memainkan sebuah peran yang hebat dan itulah masalahnya ketika Anda mencapai final-final seperti ini. Tidak ada pemain yang layak ditinggalkan di final," cetus Fergie.

Di pertandingan itu, Ferguson menempatkan empat gelandang di bangku cadangan: Anderson, Ryan Giggs, Nani, dan Darren Fletcher. Meski demikian, Park tampil apik di musim berikutnya untuk membantu MU maju ke final Liga Champions lagi meski kalah di tangan Barcelona.

Penyesalan Mendalam Ferguson Saat MU Juarai Liga Champions 2008
(rin/cas)


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.