Developed in conjunction with Joomla extensions.

Kepsek Jarang Ditempat, Aktivitas Belajar Mengajar Terganggu

Kuindra
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Tembilahan (infoinhil.com) - warga Dusun Sungai tebas Desa Perigi Raja Kecamatan Kuindra mengeluhkan sikap Kepala Sekolah SD 013 yang jarang berda di tempat. Padahal selain sebagai Kepala Sekolah, yang bersangkutan juga sebagai tenaga pengajar. Akibat jarang berada di tempat, sudah pasti menggangu aktivitas belajar mengajar. Hingga tidak jarang para siswa terpaksa pulang lebih awal, karena memang guru tidak berada ditempat.

Keluhan tersebut datang dari salah seorang tokoh masyarakat yang tidak ingin namanya disebutkan kepada Wartawan, Rabu, (20/4) melalui HP. Akibat jarang berda ditempat sudah barang tentu siswa jadi dirugikan. Karena mestinya mereka belajar, jadi terhambat. Untuk itu mereka mendesak kepada yang bersangkutan agar komitemen terhadap tugas dan tanggung jawab mereka sebagai tenaga pendidik.
"Kita meminta yang bersangkutan untuk berkomitemen terhadap tugas dan tanggung jawab mereka sebagai tenaga pendidik, kalau memang mau jadi guru ya jalan fungsi sebagai seorang guru, kalau memang tidak, biar orang lain ayng menggantikan, agar aktivitas belajar mengajar jadi tak terhambat," terangnya.

Sementara itu, Zulkarnaian SE anggota Dewan dari Dapil tersebut ketika dimintai tanggapannnya mengatakan dirinya juga mendapat pengaduan masyarakat terkait dengan persoalan tersebut. Untuk itu ia meninta Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil untuk mengambil langkah konkrit mengatasi persolan ini. Apalagi perilaku seperti itu sudah sering disampaikan, sayang memang tidak ada indakan nyata dalam mengatasinya.

"Harus ada langkah tindakan konkrit berupa sanksi kepada oknum-oknum yang berbuat seperti itu. Agar nantinya mereka tidak melakukan hal yang serupa. Karena ini imbasnya sangat besar bagi dunia pendidikan di Inhil. Bagimana mungkin kita berbicara masalah mutu pendidikan, kalau memang murid sering tidak belajar, hanya dikarenakan guru tidak berada ditempat.   

Sebelumnya warga Desa Pulau palas juga mengeluhkan Kepala Sekolah SD 005Jurnalis  yang jarang berada ditempat dikeluhkan oleh majelis guru dan juga orang tua wali murid. Akibat lebih sering berada di luar, banyak urusan sekolah yang jadi terbengkalai dan kondisi itu tentunnya sangat menghambat bagi kemajuan pendidikan di sekolah tersebut.

Ungkapan tersebut  datang dari salah seorang tokoh masyarakat Desa Pulau Palas Jabar terkait dengan persoalan ini. Kepada Rakyat Riau melalui telepon genggamnya, ia meminta kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir untuk menindak tegas oknum Kepsek seperti itu.

Padahal, tidak sedikit urusan sekolah yang mestinya segera ditangani oleh Kepsek. akibatnya jarangnya Kepsek berad di tempat membuat urusan tersebut menjadi terkendala dan tertunda. "Gara-gara Kepsek jarang di tempat banyak urusan penting sekolah yang jadi tertunda, kondisi ini tentunya sangat menganggu kelanvcaran aktivitas sekolah," katanya.

Masih menurutnya, apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan selama ini menandakan ia tidak bertanggungjawab akan tugas-tugas selaku sebagai tenaga pendidik. Kalau memang tidak mau menjadi Kepsek, lebih baik mengundurkan diri dan serahkan tanggungjawab kepada orang lain yang mau bekerja dengan baik bagi pendidikan di Desa Pulau Palas.

"Kita meminta kepada Kepsek untuk mau bersikap arif, kalau memang sudah tidak mau menajdi Kepsek lebih baik mengundurkan diri. Kalau memang masih ingin, jangan selalu berada di luar, hingga banyak urusan sekolah yang jadi terbengkalai, akibat ia sering berada di luar," ujar Jabar dengan nada sedikit agak kesal.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil Anwar Nawang ketika diminta tanggapannnya melalui HP, Rabu, (20/4) mengungkapkan, berjanji akan memanggil yang bersangkutan untuk meminta keterangan terkait persoalan tersebut. Kalau memang terbukti apa yang disampaikan masyarakat tentunya kita akan berikan teguran kepada yang bersangkutan."Kita janji akan memanggil yang bersangkutan, kalau memang mereka terbukti, tentunya akan kita berikan teguran," ungkapnya. (IIC-w)
 
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.