Developed in conjunction with Joomla extensions.

Sebelum Disuntik Mati, Tahanan AS Menangis Minta Maaf

International
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Ohio - Otoritas negara bagian Ohio, Amerika Serikat mengeksekusi mati seorang terpidana mati yang melakukan pembunuhan brutal lebih dari 30 tahun silam. Sebelum disuntik mati, tahanan tersebut menangis saat menyampaikan permintaan maafnya untuk keluarga korban.

Sebelum disuntik mati pada Rabu (18/7) waktu setempat, Robert Van Hook menyatakan penyesalannya atas pembunuhan David Self pada tahun 1985.

"Saya sangat menyesal telah mengambil saudara laki-lakimu dari Anda. Saya tidak baik," ujar Hook kepada para anggota keluarga Self, yang hadir di penjara di kota Lucasville, Ohio untuk menyaksikan eksekusi mati tersebut.



Saksikan juga video: 'Tega Bunuh Putrinya, Pria Ini Akhirnya Disuntik Mati'

[Gambas:Video 20detik]


"Saya harap kalian kini memiliki kedamaian," imbuh pria berumur 58 tahun itu seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/7/2018).

Media-media AS melaporkan bahwa pria itu menangis saat menyampaikan kata-kata terakhirnya tersebut. Hook dinyatakan meninggal pada Rabu (18/7) pukul 10.44 waktu setempat.

Hook membunuh Self secara brutal pada tahun 1985, atau lebih dari tiga dekade silam. Saat itu, keduanya pergi ke apartemen Self setelah berkenalan di sebuah bar gay di kota Cincinnati. Namun di apartemen Self, Hook mencekik dan menikam pria berumur 25 tahun itu berulang kali dengan pisau dapur. Polisi menyatakan bahwa Hook mencoba memenggal korbannya.



Dalam pembelaannya, pengacara-pengacara Hook mengatakan bahwa klien mereka mengalami masalah kesehatan jiwa dan kecanduan narkoba, serta menjadi korban kekerasan semasa kecil. Pengacara Hook juga mengatakan bahwa kliennya telah menyesali kejahatannya. Di persidangan, Hook mengaku telah beberapa kali memperdaya pria-pria gay untuk datang ke apartemen mereka guna merampok mereka.

Hook menjadi terpidana mati kedua yang dieksekusi di AS dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya pada Selasa (17/7) malam waktu setempat, otoritas Texas mengeksekusi mati Christopher Young (34) atas pembunuhan Hasmukh Patel, pemilik toko kelontong, dalam insiden perampokan pada tahun 2004 silam.


(ita/ita)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.