JAKARTA - Kuasa hukum Zainal Arifin Hoesein, Andi Asrun, mengaku tidak takut mendapat teror gara-gara menggugat Pasal 8 dan 11 Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri ke Mahkamah Konstitusi (MK). Asrun menilai, keberadaan Polri di bawah langsung Presiden membuat institusi tersebut mudah ditekan penguasa.

Kasus surat palsu MK yang menimpa kliennya menjadi bukti nyata bahwa Kapolri tidak bisa tegas dalam menyelesaikan kasus yang bersentuhan dengan penguasa. Karena itu, dengan posisi sekarang membuat Polri tidak bisa independen sebab Kapolri memiliki utang jasa kepada Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY). "Sampai hari ini saya belum dapat teror. Tapi di berbagai negara, kedudukan Polri memang tidak berada di bawah Presiden," ujar Asrun kepada Republika, Rabu (28/9) pagi.

MAKASSAR - Sorang pemuda mengamuk dan menikam secara membabi buta beberapa orang yang melintas di depan Makassar Town Square, Jalan Perintis Kemerdekaan. Tiga orang tewas dalam insiden tersebut dan dua orang masih kritis di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian berlangsung sekira pukul 13.30 Wita. Saat ini seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya secara tiba-tiba menikam dua ‘pak ogah’ yang masih bocah saat mengatur lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Nama        : Amir Wiryanto

Umur         : 26 Tahun

Alamat       : Parit Ijab, Kempas Jaya, Inhil-Riau

ciri-ciri        : Rambut lurus, mata bulat besar, ukuran badan sedang, kulit sawo matang.

Telah pergi dari rumah dan belum pulang sejak Rabu 24 Agustus 2011 Lalu, hingga kini keberadaan nya masih belum diketahui.  Terakhir saat pergi dari rumah, Amir Wiryanto diketahui menggunakan baju kemeja warna hitam. Kondisi Amir Wiryanto saat ini sedang mengalami gangguan ingatan.

JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada Selasa, 30 Agustus mendatang.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta Sun’an Miskan mengatakan, ijtimak atau waktu konjungsi menjelang Ramadan terjadi pada Senin 29 Agustus pukul 10.05 WIB.

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah dirundung masalah lantaran Muhaimin Iskandar disebut-sebut mengetahui perkara suap proyek dari dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrast (PPIDT) sebesar Rp1,5 miliar.
 
Beredar kabar, politikus PKB mulai mendekati petinggi Partai Demokrat (PD) guna meminta bantuan mengamankan Ketum PKB tersebut.

Pekanbaru - Pengumuman 1 Syawal oleh pemerintah baru pada malam hari membuat perkiraan sejumlah masyarakat menjadi meleset. Gubernur Riau, Rusli Zainal pun terpaksa meralat jadwal open house.

Menjelang salat magrib tadi, Senin (29/8/2011) Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Chairul Riski telah menyampaikan undangan lewat SMS kepada tokoh masyarakat, alim ulama, jajaran pemerintah, kepolisian, TNI dan masyarakat untuk dapat hadir diacara open house di Gedung Daerah di kediaman Gubernur Riau hari Selasa (30/8/2011).

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap memiliki peran penting dalam menuntaskan kasus Muhammad Nazaruddin hingga akar-akarnya. KPK bahkan dinilai sebagai pihak yang menentukan hitam atau putihnya kasus ini.

Mengapa demikian? Menurut Anggota Komisi Hukum DPR Bambang Soesatyo, publik telah mencatat semua ocehan Nazaruddin saat berada di pelarian. Karena itu, konsisten atau tidaknya Nazaruddin sedikit banyak ditentukan oleh bagaimana KPK memperlakukan mantan Bendahara Partai Demokrat itu.

More Articles ...