Developed in conjunction with Joomla extensions.

Ditahan KPK, Hakim PN Tangerang Geleng-geleng Kepala

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri resmi ditahan KPK. Ia ditahan selama 20 hari ke depan.

Pantauan detikcom di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018), Wahyu sekitar pukul 22.25 WIB. Ia mengenakan rompi oranye.

Wahyu tak berkomentar soal kasus yang menjeratnya. Ia hanya menggelengkan kepala sambil masuk ke dalam mobil tahanan.

Tersangka lainnya Tuti Atika yang merupakan panitera pengganti di PN Tangerang lebih dulu dibawa ke tahanan. Ia hanya menunduk dan tak menjawab pertanyaan.


Setelah Tuti, pengacara bernama Agus Wiratno dan HM Saipudin yg diduga menjadi pemberi suap dibawa ke tahanan. Kemudian, paling terakhir adalah pengacara bernama HM Saipudin.

"Saya belum memahami, saya belum tahu," ujar Saipudin saat ditanya soal kasus yang melibatkannya.

Keempatnya ditahan di lokasi yang berbeda. Wahyu dan Saipudin ditahan di Rutan KPK, Tuti ditahan di Rutan Pondok Bambu, dan Agus di Rutan POM Guntur.

"Penahanan untuk 20 hari ke depan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.


Sebelumnya, KPK menetapkan hakim dan panitera pengganti Pengadilan Negeri Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri dan Tuti Atika, sebagai tersangka. Keduanya disebut menerima suap terkait gugatan perdata wanprestasi.

Suap diduga diberikan dari Agus Winarto dan Saipudin, yang disebut sebagai advokat. Mereka memberikan suap kepada Wahyu terkait gugatan perdata perkara wanprestasi. KPK menyebut commitment fee terkait pengurusan itu sebesar Rp 30 juta.


(haf/rvk)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.