Developed in conjunction with Joomla extensions.

Fadli Zon Mau Lapor Polisi Soal 'Tukang Buat Hoax', Sekjen PSI Terharu

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Ramai-ramai soal cuitan 'tukang buat hoax' antara Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dengan Sekjen PSI Raja Juli Antoni masih berlanjut. Fadli mengaku segera mempolisikan Toni, sapaan akrab Raja Juli Antoni.

Dalam cuitannya di Twitter, Minggu (4/3/2018), Fadli Zon akan mempolisikan Toni minggu depan. Pelaporan kepada Toni merupakan tindak lanjut Fadli yang merasa dituduh Toni menyebarkan hoax setiap hari.

Fadli versus Toni berawal saat nama kedua mencuitkan pesan pembelaan kepada Ananda Sukarlan, yang waktu itu akan dipolisikan Fadli karena tuduhan pencemaran nama baik. Toni memang tak mencolek langsung Fadli, namun dia mencuitkan kalimat 'Ananda akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari'.

Fadli lalu menanyakan maksud tweet tersebut serta menantang Toni untuk menjelaskan apakah cuitan itu ditujukan kepada dirinya atau siapa. Toni tak menjawab gamblang, hanya membalas 'Sy menikmati pertanyaan dari Anda. Makin sering makin menyenangkan bro @fadlizon'.

Bagi Fadli, pertanyaan darinya untuk Toni cukup sudah. Dia mengatakan penyidik Bareskrim Polri yang akan mengajukan pertanyaan lanjutan untuk Toni, yang segera dipolisikannya.

"Pertanyaan berikutnya kita harapkan dr penyidik saja ya utk menguji tuduhan anda. Minggu depan sy laporkan @BareskrimPolri," kata Fadli.

Toni menanggapi santai niat Fadli mempolisikannya. Malah, Toni mengaku terharu.

"Thanks bila @fadlizon brsedia buat laporan, agar trbuka smua ke publik. Sy percaya profesionalisme polisi yg keren. Sy terharu nih menunggu?," cuit dia.

Selang beberapa jam, Fadli kembali berkicau di Twitter. Tanpa menandai siapapun, Fadli menyinggung soal niatan seseorang yang ingin jadi pemimpin namun tak bisa mempertanggungjawabkan tindakannya sendiri.

"Mau jd pemimpin tp tak berani tanggung jwb kata2nya sendiri. Hadoh jd #pemimpinkecebong aja deh. Malu-maluin generasi zaman now ?," tulis wakil ketua DPR itu.
(gbr/imk)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.