Developed in conjunction with Joomla extensions.

Novanto Diburu KPK, Mahfud: Bukti Negara Kuat, Presiden Mendukung

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendukung upaya penindakan yang dilakukan KPK terhadap Setya Novanto. Novanto saat ini masih diburu KPK.

"Semalam sudah ada langkah konkret bahwa negara ini tidak lemah. Karena yang mengembirakan kejadian semalam ada bukti negara ini kuat, presiden memberi dukungan," kata Mahfud di kantor MMD Initiative, Jl Dempo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2017).

Mahfud mengaku resah dengan reaksi masyarakat lewat media sosial terkait kasus Novanto. Bertebarannya meme di media sosial soal kasus Novanto menunjukkan perhatian besar masyarakat yang menurut Mahfud harus direspons.


Selain itu Mahfud mengapresiasi sinergi antara KPK dan Polri. Dia mengapresiasi Polri yang mau membantu KPK menjalankan tugas penindakan seperti yang dilakukan Rabu (15/11) malam di rumah Novanto, Jl Wijaya, Kebayoran Baru, Jaksel.

"Yang lebih dari itu ternyata Polri mem-backup KPK. Selama ini ada keraguan seakan-akan KPK berjalan sendiri dan Polri mem-backup Novanto. Tapi terbukti tadi malam Polri bersama KPK (dalam) upaya jemput paksa itu dilakukan KPK dibantu Polri. Ini kabar gembira bagi kita ternyata KPK dan Polri tetap satu," tutur Mahfud.


KPK sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan. Saat upaya ini dilakukan, Novanto ternyata tidak berada di kediamannya di Jl Wijaya. Saat ini KPK mempertimbangkan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap Ketua DPR yang juga Ketum Golkar itu.

"Melarikan diri itu bisa tindak pidana sendiri menghalang-halangi penyidik atau bisa jadi faktor pemberat nanti. Tapi yang penting ketemu dulu lah.
Kita tunggu saja pasti ketemu, kalau nggak ketemu itu main main," kata Mahfud.
(fdn/fjp)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.