Developed in conjunction with Joomla extensions.

Kasus Surat Cekal Novanto, Eks Pimpinan KPK: Dari Mana Palsunya?

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Pengacara Setya Novanto mengatakan adanya surat keterangan palsu terkait pencegahan kliennya ke luar negeri. Mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto menegaskan KPK tidak pernah membuat surat palsu dalam pencegahan Setya Novanto ke luar negeri.

"Surat keterangan dibilang palsu? Dari mana palsunya? Kalau palsu kan ada aslinya gitu loh. Pemahaman yang sempit ini, yang menyesatkan publik itu, yang kasihan kalau saya melihat sebagian tindakan itu sudah bisa dikualifikasi sebagai obstruction of justice, jadi nggak ada surat palsu," ujar Bambang kepada wartawan di Jl Kemang Raya, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).

Bambang menegaskan surat palsu itu tidak ada. Menurut Bambang, pengacara Setya Novanto-lah yang menggunakan surat pencekalan ini dengan rujukan putusan praperadilan sehingga dapat menimbulkan kekacauan.

"Surat kan ada aslinya, kalau dia tidak mampu menunjukkan aslinya bagaimana mungkin. Saya tahu dia menggunakan itu dengan rujukan putusan praperadilan. Putusan praperadilan itu sebenarnya dasarnya adalah terhadap sprindik tertentu, yang lain sekarang dasar pencekalan itu sebenarnya beda lagi. Nah orang yang tidak memahami hukum secara baik menimbulkan kekacauan," pungkasnya.

Bambang juga menegaskan surat pencekalan itu bukan berasal dari KPK. KPK hanya mengajukan surat permohonan pencekalan. Selanjutnya, untuk pembuatan surat pencekalan, itu dilakukan imigrasi.

"Jadi gini, surat pencekalan itu yang melakukan imigrasi, jangan salah lagi. KPK tidak pernah mengeluarkan surat pencekalan. KPK tidak pernah mengeluarkan surat pencekalan. Pertanyaan lawyer-nya Setya Novanto juga salah kalau ada surat pencekalan palsu," tegasnya.
(cim/nvl)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.