Developed in conjunction with Joomla extensions.

Ribut Sopir CR-V vs Rider Nmax, Jalan itu Milik Bersama

Video Kericuhan Pengemudi Mobil vs Anggota Komunitas Motor. Foto: Tangkapan Layar

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Keributan antara pengendara mobil CR-V dan pemotor Nmax menjadi viral di media sosial yang diunggah akun Yudy Utomo di komunitas Facebook Malang Raya.

Cuplikan video berdurasi 30 detik ini berawal dari rombongan sepeda motor yang sedang melaju satu arah sebelah kanan, mobil Honda CR-V ada di sebelah kiri.

Seorang biker yang mengendarai Nmax mencoba untuk menegur mobil CR-V berkelir silver tersebut agar melaju lebih pelan. Namun, tidak merespons, mobil CR-V melaju lebih cepat, malah nyaris membuat tabrakan antara rider Nmax dengan mobil CR-V berwarna silver tersebut.



Rider Nmax kembali mendekati mobil tersebut, diduga kesal akhirnya mengayunkan tangan ke spion mobil. Namun, sopir CR-V kemudian mendekatkan moncong mobil untuk menghalau laju motor Nmax tersebut hingga nyaris tertabrak. Ketika turun, sopir langsung memburu pemotor tersebut dan terlihat sempat menendang kaki pemotor.

Tentu kejadian semacam ini memancing ragam respons dari berbagai kalangan. Terlepas siapa yang salah dan siapa yang benar, dari sisi keamanan berkendara sebaiknya emosi antar pengguna jalan bisa lebih diredam.

"Tekan emosi hingga arogansi karena jalan itu milik bersama," ujar Instruktur Rifat Drive Labs, Andry berlianto kepada detikcom, Senin (14/10/2019).

Jalan raya yang memang menjadi hak semua orang, hindari sikap arogansi untuk mendapatkan prioritas di jalan. Fungsi aturan dijalankan, bukan untuk pajangan semata.

"Terlepas dari video di atas, karena kita nggak tahu kronologi dari awal sampai akhir. Jadilah pengendara yang taat pada aturan di jalan dan saling menghormati saja," kata Andry.

Lebih lanjut, Andry mengatakan konvoi kendaraan juga terkadang membuat seseorang merasa lebih berani. Ketika sudah berkelompok, pengguna jalan sering kali arogan karena merasa eksklusif.

"Arogansi itu dapat timbul karena kita beramai-ramai bersama teman/komunitas. Di mana pembelaan bisa didapat dari teman bahkan saat kita salah sekalipun," kata Andry.

Harusnya saat berada di jalan raya, meski konvoi atau sendiri, tak ada perbedaan dengan pengguna jalan lain.

"Konvoilah dengan tertib dan mengikuti arus, konvoi sama keberadaannya dengan pengguna jalan lain," tutur Andry.

Ribut Sopir CR-V vs Rider Nmax, Jalan itu Milik Bersama


Simak Video "Review Honda CR-V 1.5L Turbo: Menguji Fitur Hingga Performa"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.