Developed in conjunction with Joomla extensions.

Sebar Video 7 Menit Bercinta dengan Kekasih, Pria di Jaksel Dibui 4 Tahun

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Kisah asmara antara RAP dengan kekasihnya berakhir kelabu. Sempat dimabuk asmara, RAP kini malah meringkuk di penjara.

Kasus bermula saat pria kelahiran 8 Mei 1992 itu berpacaran dengan korban. Warga Pondok Labu, Cilandak, Jaksel itu kemudian memadu kasih hingga tak ada lagi batasan.

Pada Agustus 2016, mereka check in di sebuah hotel di BSD Tangerang Selatan. Di kamar hotel, mereka melakukan hubungan layaknya suami istri. Menggunakan Hp korban, RAP merekam hubungan badan mereka selama 7 menit. RAP juga memfoto tubuh kekasihnya yang sedang telanjang. Setelah itu, video dan foto itu ditransfer ke Hp RAP.


Setahun berlalu, kisah asmara itu dilanda badai. Terjadi percekcokan yang dahsyat. RAP kalap dan menyebar video persetubuhan mereka. Namun RAP tidak habis akal. Ia mengeblur mukanya sendiri agar tidak dikenali.

Video terlarang itu diupload di Instagram serta dikirim ke keluarga korban. RAP menulis bila korban melakukan adegan percintaan itu dengan pria hidung belang dan sedang menjajakan diri.

Mendapati hal itu, korban malu dan remuk redam. Ia pun melaporkan mantan kekasihnya ke polisi.

Pada 26 September 2018, PN Jaksel menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara kepada RAP. Pelaku dinilai terbukti secara sah mendistribusikan atau dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan dan mengirimkan informasi elektronik yang berisi ancaman kekerasan yang ditujukan secara pribadi.

Di tingkat banding, hukuman RAP diperberat. Majelis hakim yang diketuai James Butar Butar dengan anggota Elnawisah dan Sri Andini menggenapkan hukuman RAP menjadi 4 tahun penjara atau sesuai tuntutan jaksa.

RAP kaget dan mengajukan kasasi. Apa kata Mahkamh Agung (MA)?

"Menolak kasasi," demikian lansir panitera MA dalam websitenya, Selasa (14/5/2019). Perkara nomor 1422 K/PID.SUS/2019 diadili oleh ketua majelis Suhadi dengan anggota Desnayeti dan Margono.
(asp/mae)


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.