Developed in conjunction with Joomla extensions.

KPU Telusuri Kabar NIK KTP TKA China Ada di DPT, Ini Hasilnya

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Munculnya kabar tentang tenaga kerja asing (TKA) asal China di Cianjur memiliki e-KTP diiringi dengan beredarnya foto e-KTP seseorang dengan tulisan 'Kewarganegaraan: China'. NIK di e-KTP itu disebut ada di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. KPU lalu menelusurinya.

Di media sosial, beredar foto e-KTP dengan nama berinisial GC dengan NIK 320*************. Ramai dibahas di media sosial bahwa ketika dicek di situs KPU, ketika dimasukkan NIK tersebut dengan nama GC, tidak muncul data di DPT. Namun ketika NIK yang sama dimasukkan dengan nama berinisial B, muncul data pemilih atas nama B, yang merupakan WNI.

KPU telah melakukan penelusuran langsung di Cianjur. Komisioner KPU, Viryan Aziz, mengatakan KPU telah berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil dan Bawaslu serta mengecek ke pemilih berinisial B tersebut.



"Untuk melakukan pengecekan di Kabupaten Cianjur, jadi KPU sudah berkoordinasi dengan Dukcapil, dengan rekan Bawaslu melakukan pengecekan dan bertemu dengan pemilih tersebut," kata Viryan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

"Ternyata NIK 320************* atas nama B (NIK dan nama diinisialkan), maka yang terjadi adalah kesamaan NIK tapi data berbeda," lanjutnya.

KPU menyerahkan keberlanjutan masalah ini ke Mabes Polri. KPU berharap polisi dapat menelusuri kebenaran foto e-KTP yang ada di media sosial disebut sebagai milik TKA China.

"Kita serahkan kepada yang lebih ahli, kita laporkan kepada Cyber Crime Mabes Polri agar ditelaah lebih dalam. Apakah foto tersebut hasil editan atau bukan," ucap Viryan.

Dia menegaskan yang dapat menggunakan hak pilih hanyalah warga Indonesia yang telah masuk DPT dan memiliki e-KTP. WNA tentu saja tidak dapat mencoblos.

"Dalam hal ada bukan warga negara Indonesia punya KTP elektronik tentu tidak bisa menggunakan hak pilih atau tidak punya hak untuk memilih di pemilu kita," tegas Viryan.

Aturan soal e-KTP bagi TKA sendiri tercantum dalam Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Khusus aturan soal TKA dengan kondisi tertentu wajib punya e-KTP ada di pasal 63 dengan keterangan WNI dan orang asing yang memiliki izin tinggal tetap yang telah berumur 17 tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki KTP-el atau e-KTP.

Saksikan juga video 'Heboh TKA Asal China Punya e-KTP Cianjur':

[Gambas:Video 20detik]


(imk/tor)


Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.