Developed in conjunction with Joomla extensions.

Ridwan Kamil Sangkal 'Niat Busuk Kubu Sebelah Sejak 2014'

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyangkal sebuah artikel yang memuat tentang upaya menjelek-jelekan Presiden Jokowi. Emil, sapaan Ridwan, menegaskan tulisan itu bukan karyanya.

Melalui akun instagram pribadinya @ridwankamil, dia memposting tulisan berjudul 'NIAT BUSUK KUBU SEBELAH SEJAK 2014'. Artikel yang menyebar melalui WhatsApp grup itu terkesan memuat curahan hati Emil.

"Saya masih ingat betul ketika Pak Jokowi maju Pilpres tahun 2013. Berbagai fitnah dilayangkan agar beliau Gagal menjadi presiden. Mulai dari FITNAH HERIBERTUS, AGEN KOMUNIS, ANAK PKI, PENDUKUNG ZIONIST, BONEKA PARTAI, MISSIONARIS, UTUSAN GEREJA VATIKAN, PETRUK GILA JABATAN, KODOK, KORUPTOR BUS TRANS JAKARTA, dsb," tulisan dalam artikel yang diposting Emil, Selasa (12/2/2019).

Selain itu ada berbagai tulisan lain yang intinya menjelek-jelekan Jokowi, baik saat masa pencalonan di Pilpres 2014 hingga dinyatakan sebagai pemenang dalam pesta demokrasi tersebut. "Saya masih ingat betul ketika Pak Jokowi menang Pilpres tahun 2014. Berbagai upaya mereka lakukan agar Pak Jokowi BATAL DILANTIK," isi artikel tersebut.

Ridwan Kamil Sangkal 'Niat Busuk Kubu Sebelah Sejak 2014'Artikel yang disebut hoaks oleh Ridwan Kamil. (Foto: tangkapan layar akun @ridwankamil)
Mantan wali kota Bandung itu secara tegas membantah tulisan tersebut hasil pikirannya. Melalui akun instagramnya, Emil menyampaikan klarifikasi.

"BEREDAR HOAKS di beragam WA group seolah ini adalah tulisan saya. Saya tidak pernah menulis ini dan bukan gaya saya nulis artikel dengan CAPSLOCK dimana-mana. #hantamhoaks cc@jabarsaberhoaks," tulis Emil.

Postingannya itu mendapat respons dari para pengikutnya. "Mungkin dia lagi caper pak #ridwankamilpresiden2024," tulis akun @musa.ig.
(mso/bbn)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.