Developed in conjunction with Joomla extensions.

Pelaku Sempat Cekcok dengan Korban Sebelum Membunuh Nurhayati

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Polisi menyebut terjadi cekcok antara pelaku Haris Prastiadi dengan korban Nurhayati sebelum kejadian pembunuhan di Apartemen Green Pramuka. Cekcok terjadi di lantai 16 tower Chrysant apartemen milik korban.

"Artinya dia menunggu pas korban masuk ke lift sampai ke lantai 16, sampai lantai 16 mereka cekcok akhirnya dia melakukan beberapa tusukan," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung, kepada wartawan di kantornya, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Minggu (16/1/2018).

Tahan menyebut ada sembilan kali tusukan pisau ke arah ketiak sebelah kiri. Hal itulah yang membuat korban meninggal.



"Untuk korban hasil sementara dari dokter forensik yang menyebabkan kematian adalah luka tusuk di sebelah kiri dekat ketiak dan sembilan titik tusukan," ucap Tahan.

Setelah membunuh korban, pelaku pergi ke lantai dua melalui tangga darurat. Setelah itu, dia naik ke unit milik saudaranya di lantai 27.

"Di lantai 27 dia cuci, dia bahkan sempat merenung dia hubungi ibunya minta dijemput ke suatu tempat di Duren Sawit," kata Tahan.

Polisi telah mengamankan Haris di rumah orang tuanya di Perumnas Klender, Jakarta Timur pada pukul 14.00 WIB. Saat ini Pelaku diamankan dengan sangkaan pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, dan 338 KUHP tentang pembunuhan.

"(Pasal pembunuhan berencana) belum, masih pendalaman. Pasal 351 dan 338 untuk saat ini," ucap Tahan.
(aik/rvk)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.