Sidebar

16
Sun, Jun

Developed in conjunction with Joomla extensions.

Giliran Mahfud Md 'Tolak' Jokowi

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Drama sempat mewarnai pengumuman calon wakil presiden (cawapres) bagi Joko Widodo (Jokowi). Saat itu nama Mahfud Md santer disebut, bahkan Mahfud juga mengaku telah dihubungi pihak Istana, sehingga segala persiapan telah dilakukannya.

Pada akhirnya nama Ma'ruf Amin-lah yang keluar dari mulut Jokowi. Mahfud, yang sempat kaget, mengaku tidak kecewa dan mengaku memahami keputusan Jokowi.

Waktu berlalu, Koalisi Indonesia Kerja (KIK), yang terdiri atas partai-partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf, menggodok tim pemenangan. Lagi-lagi nama Mahfud muncul sebagai ketua tim pemenangan itu. Apakah gayung bersambut?

"Jadi, ketika diminta menjadi ketua tim pemenangan, beliau nggak mau," ujar Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari kepada detikcom, Minggu (19/8/2018) malam.

Isu merebak bahwa Mahfud digaet kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Apalagi Mahfud sempat menerima kedatangan Sudirman Said selaku perwakilan Partai Gerindra.

Namun rupanya Mahfud menolak ajakan menjadi ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf karena jabatannya di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). "Saya tak bisa jadi ketua timses atau tim pemenangan karena saya berada di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila," ujar Mahfud, Senin (20/8/2018).

Mahfud juga memastikan diri untuk netral dalam gelaran Pilpres 2019. Dia tidak akan pula berpaling ke Prabowo-Sandiaga.

"Jadi, kalau saya masuk ke tim sukses yang mana pun, itu berarti saya tak netral. Itu saja, jadi tim sukses kan gitu," kata Mahfud.
(dhn/haf)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.