Developed in conjunction with Joomla extensions.

Jatuh Saat Latihan di Gunung Banyak, Atlet Paralayang Tewas

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Malang - Seorang atlet yunior paralayang tewas saat latihan tandem paralayang di Gunung Banyak, Kota Batu. Atlet tersebut adalah Cherly Aurelia (20), asal Ploso, Jombang.

Jenazah Cherly sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara setelah dievakuasi dari lokasi kejadian. Penyebab kematian korban juga tengah diselidiki oleh polisi. Korban diduga terjatuh saat menggelar latihan tandem bersama atlet lainnya dari ketinggian 100 sampai 150 meter.

Take off dilakukan pada pukul 08.30 WIB di bawah panduan instruktur yang melatih kemampuannya. Diduga karena hembusan angin cukup kencang, mengakibatkan parasut menutup (kolaps) hingga menyebabkan korban jatuh dan meninggal dunia.

"Korban meninggal karena jatuh dari atas ketinggian sekitar 100 sampai 150 meter. Jatuhnya di perbukitan Songgokerto atau tidak jauh dari lokasi landing paralayang. Ada luka di bagian dada serta tulang punggung," ungkap Kasatreskrim Polres Batu AKP Anton Widodo dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/6/2018).

Anton mengatakan, korban sudah beberapa hari ini berada di Kota Wisata Batu bersama rombongan atlet paralayang asal Kabupaten Jombang. Rombongan berjumlah sekitar 10 orang, secara khusus datang untuk menggelar latihan paralayang di Gunung Banyak, Songgokerto, Kota Batu.

"Korban merupakan atlet paralayang junior dari Kabupaten Jombang. Bersama rombongan sekitar 10 orang, datang mulai hari Sabtu hingga pagi tadi, untuk melakukan latihan," ungkap Anton.

"Dugaan sementara itu, apakah ada faktor kelalaian dari korban atau pihak lain akan kami selidiki lebih dalam," tandas Anton.



Tonton juga 'Serunya Menikmati Panorama Pantai Buyutan dengan Paralayang':

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.